Mencatat penjualan dengan buku tulis rawan salah hitung dan sulit dilacak. Aplikasi kasir atau Point of Sale (POS) membantu mencatat transaksi, stok, dan laporan penjualan secara otomatis dari ponsel. Berikut tujuh aplikasi kasir yang menyediakan versi gratis dan cocok untuk UMKM Indonesia.
1. Qasir
Qasir dirancang untuk usaha kecil di Indonesia. Versi gratisnya mencakup pencatatan transaksi, katalog produk, dan laporan dasar. Antarmukanya berbahasa Indonesia dan mudah dipelajari oleh karyawan yang baru pertama kali memakai aplikasi kasir.
2. Kasir Pintar
Kasir Pintar populer di kalangan warung dan toko kelontong. Fitur gratisnya meliputi manajemen produk, laporan penjualan harian, dan dukungan cetak struk melalui printer Bluetooth. Aplikasi ini juga bisa berjalan tanpa koneksi internet.
3. Pawoon
Pawoon banyak dipakai usaha kuliner dan ritel. Paket gratisnya cocok untuk satu outlet dengan jumlah transaksi terbatas. Tampilannya modern dan mendukung pembayaran QRIS melalui integrasi yang tersedia.
4. Moka POS (sekarang bagian dari GoTo)
Moka dikenal dengan laporan penjualan yang rapi dan analitik yang mudah dibaca. Ada masa percobaan gratis sebelum berlangganan. Cocok untuk usaha yang mulai berkembang dan membutuhkan data penjualan yang lebih serius.
5. Olsera
Olsera menawarkan paket gratis dengan fitur kasir dasar, manajemen stok, dan toko online sederhana. Keunggulannya adalah integrasi antara penjualan offline dan online dalam satu dashboard.
6. iReap POS
iReap POS adalah aplikasi gratis yang fokus pada kesederhanaan. Tanpa banyak syarat, Anda bisa langsung mencatat transaksi, mengelola stok, dan melihat laporan. Cocok untuk usaha mikro yang baru beralih dari catatan manual.
7. Loyverse POS
Loyverse adalah aplikasi kasir gratis yang dipakai di banyak negara dan mendukung bahasa Indonesia. Fitur gratisnya cukup lengkap: transaksi, stok, program loyalitas dasar, dan laporan. Tidak ada batasan jumlah produk pada versi gratisnya.
Cara Memilih Aplikasi Kasir yang Tepat
Pertimbangkan tiga hal. Pertama, jenis usaha: kuliner membutuhkan fitur meja dan varian menu, sedangkan ritel lebih butuh manajemen stok. Kedua, kebutuhan offline: pilih aplikasi yang tetap bisa mencatat transaksi saat internet putus. Ketiga, biaya jangka panjang: periksa harga paket berbayarnya sejak awal agar tidak kaget saat usaha membesar dan harus naik kelas.
Kesimpulan
Tidak ada aplikasi kasir yang paling baik untuk semua usaha. Coba dua atau tiga aplikasi di atas selama seminggu, lalu pilih yang paling nyaman dipakai oleh Anda dan karyawan. Yang terpenting, mulailah mencatat penjualan secara digital dari sekarang.